Cara Benar Merawat Burung Cendet Muda Hutan Agar Sehat dan Cepat Gacor

Cara Benar Merawat Burung Cendet Muda Hutan Agar Sehat dan Cepat Gacor - Halo para Cendet Mania Indonesia! Pada kesempatam kali ini saya akan membagikan tips tentang cara merawat burung cendet muda hutan atau ombyokan. Burung cendet atau biasa disebut dengan pentet merupakan jenis burung yang mulai naik daun sejak adanya perlombaan burung cendet di kontes burung berkicau. Apalagi disetiap ada perlombaan burung berkicau, untuk kelas burung cendet selalu ramai dipenuhi oleh pecinta burung cendet.

Oleh karena itulah banyak pecinta burung yang memelihara burung ini, entah itu untuk terasan, masteran, ataupun dilombakan. Alasan para pecinta burung berkicau memelihara burung ini yaitu memiliki suara yang sangat bervariasi dan terkenal cerdas dapat menirukan suara burung kicau lainnya,  selain itu cendet juga mampu memainkan irama suara burung yang ditiru sehingga terlihat semakin bagus.

Selain itu burung cendet juga terkenal dengan burung yang pemberani, karena memiliki sifat fighter atau petarung sejati. Burung cendet juga termasuk burung predator loh, mereka suka memakan serangga kecil termasuk burung kecil juga langsung di lahap. Karena habitat burung cendet tersebut berada di alam bebas, maka wajar saja jika memiliki sifat yang garang.

Seperti yang banyak orang tahu, bahwa burung yang di dapat hasil tangkapan liar dihutan pasti burung tersebut akan sangat giras. Burung cendet muda hutan adalah burung dari hasil tangkapan liar tapi masih berusia muda, sehingga para pecinta burung yang membeli burung cendet muda hutan pasti sangat tertantang dengan untuk merawat dan menggacorkannya.

Karena bagi para pecinta burung cendet hal tersebut merupakan suatu hal yang menyenangkan untuk merawat dan menjinakkannya sampai menjadi andalan di kontes lomba burung berkicau. Baik tidak perlu lama-lama, langsung saja ini dia tips merawat burung cendet muda hutan dengan tepat.


Berikut Cara Mudah Merawat Burung Cendet Muda Hutan

1. Persiapkan perlengkapan burung

Saat memelihara burung, hal pertama yang harus disiapkan adalah peralatan atau perlengkapannya. Memang apa saja sih perlengkapan yang paling utama saat memelihara burung hasil tangkapan liar? Berikut ini perlengkapannya:
  1. Menyiapkan sangkar burung cendet, saya sarankan untuk sangkar ukuran 40x40 cm agar bulu ekor cendet tidak rusak.
  2. Menyiapkan tangkringan, dengan ukuran sebesar jari tangan orang dewasa dan dibuat bentuk menyilang ataupun sejajar.
  3. Menyiapkan tempat untuk makan dan minum.
  4. Menyiapkan kerodong yang pas sesuai ukuran sangkar.
  5. Untuk pakan, berikan pakan jangkrik 5 ekor dan ulat kandang dengan campuran voer halus.
  6. Jangan lupa juga berikan minum.

2. Masukkan burung ke sangkar

Untuk memasukkan burung ke sangkar, tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Jika kalian membeli burung cendet yang diwadahi tobos, buka tobsos tersebut di dalam sangkar agar burung tidak lepas saat tobos dibuka. Namun jika kalian membeli burung cendet ombyokan yang diwadahi sangkar, maka biarkan burung cendet masuk ke sangkar barunya dengan menempelkan kedua pintu sangkar dan membukannya.

Jika burung cendet sudah masuk ke dalam sangkar, kerodong sangkar tersebut lalu tempatkan burung di tempat yang sepi. Tujuannya agar burung merasa lebih rileks dan tidak merasa ketakutan dan supaya burung cendet bisa cepat adaptasi dengan sangkar barunya.

3. Pemberian pakan harian

Pakan harian untuk burung cendet muda hutan haruslah dominan dengan serangaa terlebih dahulu agar cendet mendapatkan protein yang cukup. Berikut pakan harian untuk burung cendet, antara lain:
  1. Berikan jangkrik 5 ekor di pagi hari dan 5 ekor lagi di sore hari.
  2. Untuk melatih cendet makan voer, kalian bisa mencampurkan ulat kandang dengan voer halus atau bisa juga dengan kroto dicampur voer halus.
  3. Untuk air minum wajib ganti sehari 1 x saja.

4. Pengembunan

Bukan hanya burung cendet bakalan atau trotolan saja yang butuh pengembunan, burung cendet muda hutan juga perlu diembun. Karena pada dasarnya proses pengembunan bermanfaat untuk burung cendet agar merangsang untuk bunyi. Selain itu apabila burung cendet muda hutan diembun, maka burung tersebut akan lebih fresh dan tidak gampang stres.

5. Pemandian dan penjemuran

Pemandian dan penjemuran merupakan satu paket dalam merawat burung kicauan, jika diberi pemandian maka dijemur juga. Namun untuk burung cendet muda hutan, kalian bisa mulai memandikannya ketika sudah dirawat selama 2 sampai 3 minggu dengan keramba atau spray. Sebelum 2 sampai 3 minggu, kalian bisa membiasakan cendet tersebut untuk dijemur secara bertahap.

Akhir Kata

Demikian itulah rangkaian perawatan untuk burung cendet muda hutan atau bakalan. Usahakan jika masih awal-awal pemeliharaan burung cendet, perawatan harus dilakukan secara konsisten supaya burung selalu sehat dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Terima kasih sudah mengunjungi artikel ini, nantikan artikel selanjutnya seputar burung cendet dan burung berkicau lainnya.




Postingan Selanjutnya Postingan Sebelumnya
No Comment
Tambahkan Komentar
comment url