Penyebab Burung Pleci Tidak Mau Buka Paruh, Wajib Tahu!

Penyebab Pleci Tidak Mau Buka Paruh

Penyebab Pleci Tidak Mau Buka Paruh - Halo sahabat kicau mania! Berjumpa lagi dengan saya di blog Bang Parid. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas penyebab pleci tidak mau buka paruh.  Merawat burung pleci sama dengan merawat burung kicau lainnya. Semua perawatan membutuhkan proses dan waktu untuk melatih pleci biar buka paruh dan menciptakan burung kicau yang berkualitas.

Apalagi memelihara burung pleci dari usia bakalan. Pastinya membutuhkan waktu dan kesabaran yang banyak untuk memberikan perawatan pada burung pleci yang masih trotol. Menciptakan burung pleci agar bisa berkicau dan bersuara ngalas atau ngeroll memang bukan suatu kegiatan yang instan. Membutuhkan waktu lama untuk membuat pleci masuk dalam metode perawatan tersebut.

Karena itulah anda harus memberikan jamu untuk pleci buka paruh dan berbagai perawatan yang tepat pada tahap awal masa perawatannya. Memberikan perawatan diawal ketika burung masih trotol dan baru pertama kali dirawat merupakan kunci utama dalam membuat burung pleci cepat mempunyai suara kicauan yang anda harapkan.

Memang banyak sekali rangkaian perawatan yang harus dilakukan setiap harinya. Seperti pengembunan, penjemuran, pemandian, pemberian pakan dan lain-lainnya. Salah satunya adalah pemberian ekstra fooding untuk burung pleci, ekstra fooding sangat penting untuk burung kicau. Selain banyak manfaatnya, ekstra fooding juga dapat mengendalikan birahi burung pleci.

Namun terkadang masih ada saja faktor yang menyebabkan burung pleci tidak menunjukkan bakatnya setelah dipelihara dari trotol hingga dewasa. Meskipun banyak juga pemilik burung pleci yang beruntung menemukan solusi pleci biar buka paruh dan merawat burung gacoannya dan mampu menunjukkan bakatnya.

Tapi tidak sedikit juga yang mengalami kegagalan, hal ini sangat meresahkan dan membuat pemiliknya menjadi gelisah. Burung pleci yang dirawat sejak trotol justru hanya cuit-cuit dan ngeriwik saja meskipun sudah dirawat selama berminggu-minggu bahkan adapula yang merawatnya hingga berbulan-bulan. Lalu apa penyebab pleci tidak mau paruh? Simak ulasan dibawah ini.

Penyebab Burung Pleci Tidak Mau Buka Paruh

Burung pleci jika dirawat sejak trotol hingga menjadi burung dewasa, pastinya sudah jinak dengan majikannya. Apalagi sejak dulu sudah dilatih dan diberikan isian serta berbagai rangkaian perawatan. Pastinya sudah memiliki bakat untuk berkicau didepan pemiliknya. Tetapi pleci yang dirawat sejak kecil tidak mau menunjukkan kemampuannya, kemungkinan besar disebabkan oleh faktor ini :
  • Burung pleci sedang mengalami masalah lain, contohnya seperti sakit atau adanya infeksi.
  • Burung pleci peliharaan berjenis kelamin betina.
  • Burung pleci dirawat sendirian tanpa ada burung kicau lain yang dapat memancingnya.
  • Burung pleci memiliki usia yang sudah tua.
  • Burung pleci jarang diajak keluar rumah untuk bertemu burung pleci lainnya dalam jumlah banyak.
  • Burung pleci sedang mabung.
Itulah beberapa penyebab yang mengakibatkan burung pleci tidak mau menunjukkan kemampuannya dalam berkicau didepan banyak orang. Lalu, bagaimana untuk mengatasinya? Lakukanlah penanganan sesuai dengan sebabnya. Contoh jika burung pleci sudah berumur tua, anda harus mencari pleci yang lebih muda dan mengetahui kenapa pleci cuma cuit cuit.

Selanjutnya untuk burung pleci yang hanya sendiri, maka tambahkan satu pleci lagi untuk memancing lainnya agar pleci hanya bunyi cit cit. Tetapi, jika anda sudah merasa yakin dengan jenis kelamin pleci dan sudah mempunyai banyak pleci dirumah berarti penyebab pleci ngeriwik adalah karena perawatan harian yang diberikan tidak cocok untuk pleci anda.

Akhir Kata

Itulah penjelasan mengenai penyebab burung pleci tidak mau buka paruh. Dilihat dari kasus diatas, memang benar bahwa pemahaman karakter pada burung kicau peliharaan sangatlah penting. Dengan memahami karakternya, anda akan mudah menemukan cara perawatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan burung pleci. Dengan begitu setiap perawatan akan diterima dengan baik dan menghindari kesalahan merawat pleci.




Postingan Selanjutnya Postingan Sebelumnya
No Comment
Tambahkan Komentar
comment url