Jangan Dilakukan! Pantangan Memelihara Burung Pleci yang Buruk

Pantangan Memelihara Burung Pleci

Apakah Anda salah satu pencinta burung pleci? Burung ini memang menjadi favorit banyak kicau mania di Indonesia. Meskipun berukuran kecil, keindahan suaranya yang merdu dan kemampuannya menirukan suara burung lain membuatnya sangat diminati.

Pleci bukan hanya menjadi hewan peliharaan untuk dinikmati secara pribadi, tetapi juga sering diikutsertakan dalam perlombaan burung berkicau. Oleh karena itu, perawatan burung pleci harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Meski merawat pleci seharusnya tidak sulit, seringkali terdapat kesalahan dalam perawatannya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam perawatan burung pleci. Dengan memahami kesalahan-kesalahan ini, Anda dapat meningkatkan perawatan burung pleci Anda dan memastikan suaranya tetap keras dan lantang.

Kesalahan Dalam Perawatan Burung Pleci

1. Gonta Ganti Doping

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah seringnya pergantian jenis doping pada burung pleci. Pemberian doping biasanya dilakukan agar burung pleci cepat gacor (berkicau dengan aktif). Beberapa pemilik burung pleci, terutama pemula, seringkali mengganti jenis doping dengan harapan burung akan langsung gacor setelah pemberian.

Padahal, untuk membuat pleci benar-benar gacor, diperlukan proses yang lebih kompleks. Selain doping, penjinakan dan pemasteran juga memainkan peran penting dalam merawat pleci. Doping seharusnya hanya menjadi salah satu bagian dari perawatan keseluruhan.

Mengganti-ganti jenis doping secara terus-menerus dapat membingungkan burung dan justru membuatnya tidak stabil. Sebaiknya, tetapkan jenis doping yang tepat untuk pleci Anda dan konsisten dalam penggunaannya. Pastikan juga untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan benar.

2. Penjemuran yang Kurang Tepat

Kesalahan kedua adalah kurangnya penjemuran yang sesuai. Terutama bagi pemilik pleci yang sibuk dengan pekerjaan, terkadang sulit untuk memberikan waktu yang cukup untuk menjemur burung pleci. Penjemuran yang kurang tepat dapat mengakibatkan burung pleci mengalami masalah dalam pertumbuhan bulu dan beraktivitas.

Penjemuran yang cukup adalah hal penting dalam merawat burung pleci. Ini membantu burung mengembangkan bulu dengan baik dan memberikan mereka kebugaran yang lebih baik. Namun, penjemuran yang berlebihan juga harus dihindari, karena dapat membuat burung stres.

Penjemuran sebaiknya dilakukan secara bertahap. Mulailah dengan penjemuran selama satu jam, lalu tingkatkan durasinya secara perlahan jika burung Anda tampak nyaman. Penjemuran harus disesuaikan dengan karakteristik burung pleci masing-masing dan kondisi cuaca.

3. Tidak Memberikan Makanan Tambahan

Pakan pokok burung pleci sebagian besar terdiri dari biji-bijian, tetapi mereka juga membutuhkan makanan tambahan. Beberapa pemilik burung pleci sering kali hanya memberikan voer (biji-bijian) sebagai makanan utama tanpa memberikan makanan tambahan seperti buah-buahan dan serangga.
Secara alami, burung pleci memakan buah-buahan dan serangga kecil di alam liar.

Oleh karena itu, memberikan makanan tambahan seperti buah-buahan (seperti pisang) dan serangga (seperti jangkrik kecil) sangat penting. Makanan tambahan ini memberikan nutrisi tambahan yang dibutuhkan oleh pleci dan membantu menjaga kesehatannya.

Jangan hanya mengandalkan voer saja, karena hal ini dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi dan kesehatan burung yang buruk. Pastikan untuk memberikan makanan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi pleci Anda.

4. Malas Membersihkan Sangkar dan Aksesori

Kebiasaan malas membersihkan sangkar dan aksesori burung pleci adalah kesalahan lain yang sering terjadi. Sangkar yang kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya penyakit dan parasit yang dapat merugikan kesehatan burung.

Penting untuk menjaga kebersihan sangkar pleci secara teratur. Ini termasuk mengganti pasir sangkar, membersihkan piring makanan dan minuman, serta membersihkan bagian-bagian sangkar yang kotor. Bersihkan juga aksesori seperti tempat mandi dan tempat tidur.

Dengan menjaga kebersihan sangkar dan aksesori, Anda dapat mencegah burung pleci dari berbagai masalah kesehatan yang dapat timbul akibat kondisi kotor.

5. Jarang Melakukan Pengembunan di Pagi Hari

Kesalahan terakhir adalah jarangnya pengembunan yang dilakukan di pagi hari. Pengembunan adalah praktik penting dalam merawat pleci. Pagi hari adalah waktu di mana pleci biasanya paling aktif dan bersemangat untuk berkicau.

Dengan melakukan pengembunan di pagi hari, Anda dapat membantu burung pleci Anda menjadi lebih segar dan siap untuk beraktivitas. Pleci yang rutin mengalami pengembunan di pagi hari cenderung memiliki suara yang lebih keras dan lantang.

Jika Anda kesulitan untuk bangun pagi, Anda dapat mencoba meletakkan sangkar pleci di luar dari malam sampai pagi hari. Pastikan lokasi tersebut aman dari ancaman hewan pemangsa dan pencuri.

Kesimpulan

Merawat burung pleci membutuhkan perhatian dan kesabaran. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum dalam perawatan, Anda dapat memastikan bahwa pleci Anda tetap sehat dan memiliki suara yang keras serta lantang. Pemberian makanan tambahan, penjemuran yang cukup, kebersihan sangkar, dan pengembunan di pagi hari adalah praktik-praktik yang dapat membantu Anda merawat pleci dengan baik.

Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda yang mencintai burung pleci dan ingin melihatnya tumbuh dengan baik serta memiliki suara yang memukau. Dengan perawatan yang baik, pleci Anda akan menjadi burung yang luar biasa dan selalu siap untuk berkicau dengan lantang. Selamat merawat pleci Anda!
Muchammad Farid

Saya adalah seorang Influencer dan Content Creator di bidang Media Online

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama