Mudah Diterima Kerja! Tips dan Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Menarik HRD



Contoh Surat Lamaran Kerja

Contoh Surat Lamaran Kerja - Sebuah surat lamaran kerja menjadi elemen penting dalam sebuah proses melamar pekerjaan. Dalam surat ini, terdapat informasi mengenai diri anda serta alasan mengapa anda tertarik untuk melamar pekerjaan tersebut.

Banyak faktor yang perlu diperhatikan saat menulis surat lamaran kerja, mulai dari penggunaan tata bahasa Indonesia yang baik, format penulisan, hingga isi keseluruhan surat.

Apa Itu Surat Lamaran Kerja?

Surat lamaran kerja, juga dikenal sebagai Application Letter atau Cover Letter, adalah surat yang dikirim bersamaan dengan CV/Resume saat anda melamar pekerjaan. Perlu diingat bahwa surat lamaran merupakan dokumen terpisah dari Resume, yang berarti memiliki perbedaan dengan CV/Resume.

Menurut lokerbali.info, surat lamaran pekerjaan lebih fokus pada informasi tentang kepribadian anda dan latar belakang mengapa anda berminat pada posisi yang dilamar. Sementara Resume atau CV lebih menjelaskan mengenai keterampilan dan pengalaman profesional anda.

Metode Penulisan Surat Lamaran Kerja

Biasanya, surat lamaran kerja ditulis menggunakan aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word untuk memberikan hasil yang rapi. Namun, ada juga opsi untuk membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan. Surat lamaran kerja tulis tangan umumnya digunakan untuk melamar pekerjaan di sektor tertentu, seperti CPNS, toko retail, dan bidang lainnya.

Struktur Surat Lamaran Kerja yang Benar dan Layak Dipertimbangkan

Seperti halnya surat lainnya, surat lamaran kerja memiliki struktur atau sistematika tertentu yang perlu diperhatikan. Berikut dibawah ini adalah struktur surat lamaran kerja yang baik dan benar, bisa anda jadikan acuan untuk membuat surat lamaran kerja:
  1. Tempat dan Tanggal Surat: Berisi tempat atau kota surat ditulis sesuai domisili pelamar.
  2. Hal atau Perihal Surat: Informasikan tujuan surat, yaitu melamar pekerjaan. Judul surat ditulis dengan huruf kapital, kecuali preposisi dan konjungsi.
  3. Lampiran: Cantumkan jumlah berkas yang dilampirkan pada surat lamaran, seperti CV, fotokopi ijazah, transkip nilai, dan KTP.
  4. Nama dan Alamat Surat: Berisi nama penerima atau posisi penerima, serta nama instansi atau perusahaan beserta alamat lengkapnya.
  5. Salam Pembuka: Sapaan resmi untuk memulai surat.
  6. Paragraf Pembuka Surat: Informasi diri pelamar, tempat informasi lowongan diperoleh, dan posisi yang dilamar.
  7. Paragraf Isi Surat: Detail informasi tentang pelamar, termasuk pendidikan, pengalaman kerja, atau aspek lain yang relevan dengan lowongan.
  8. Bagian Penutup Surat: Ungkapan antusiasme pelamar terhadap posisi yang diinginkan, serta ucapan terima kasih untuk perhatian penerima surat.
  9. Salam Penutup: Pada bagian salam penutuo, anda bisa menunjukkan kesopanan dan penghormatan kepada penerima surat.
  10. Tanda Tangan dan Nama Jelas: Tanda tangan pelamar dan nama lengkap.
Setelah memahami struktur surat lamaran, berikut adalah contoh surat lamaran pekerjaan yang dapat anda jadikan referensi saat melamar pekerjaan.

Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Berikut dibawah ini adalah Contoh Surat Lamaran Kerja tulis tangan yang bisa anda jadikan referensi untuk membuat surat lamaran kerja sesuai dengan perusahaan tujuan anda.
Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Tips Jitu Membuat Surat Lamaran Kerja yang Menarik HRD

Karena surat lamaran kerja menjadi lembaran pembuka, sebaiknya surat ini mampu memberikan kesan positif kepada HRD yang membacanya. Untuk membuat surat lamaran menarik, berikut adalah beberapa tips yang perlu anda perhatikan:
  1. Biodata Singkat: Cantumkan biodata seperti nama lengkap, pendidikan terakhir, dan kontak pada header surat untuk memberikan informasi dasar.
  2. Tujuan Surat: Jelaskan kepada siapa surat ditujukan dengan jelas pada bagian awal surat.
  3. Sumber Info Lowongan: Sebutkan dari mana anda mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan tersebut.
  4. Posisi yang Dilamar dan Keahlian: Nyatakan posisi yang anda lamar beserta keterampilan dan pengalaman yang relevan.
  5. Status Pekerjaan Saat Ini dan Motif Lamaran: Beri informasi mengenai status pekerjaan saat ini dan alasan anda melamar di perusahaan baru.

Hal yang Sering Ditanyakan

Pertanyaan Umum seputar Contoh Surat Lamaran Kerja:
  1. Apakah surat lamaran dapat dikirimkan secara elektronik (email)?
    Ya, banyak perusahaan menerima surat lamaran melalui email. Pastikan untuk mencantumkan subjek yang jelas dan mengirimkan file dalam format yang sesuai.
  2. Berapa lama sebaiknya surat lamaran ditulis setelah lowongan ditemukan?
    Sebaiknya segera setelah menemukan lowongan. Hal ini menunjukkan ketertarikan dan responsibilitas pelamar terhadap pekerjaan.
  3. Bagaimana cara mencantumkan pengalaman kerja yang singkat dan padat di surat lamaran?
    Gunakan poin-poin kunci dan fokus pada hasil yang dicapai. Hindari informasi yang terlalu detail dan sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
  4. Apakah saya perlu menyertakan referensi dalam surat lamaran?
    Tidak perlu, namun jika perusahaan meminta referensi, anda dapat menyertakannya dalam CV atau menyatakan ketersediaan referensi saat dibutuhkan.
  5. Bisakah saya menggunakan surat lamaran yang sama untuk berbagai posisi?
    Tidak disarankan. Sesuaikan surat lamaran untuk setiap posisi dengan menekankan keterkaitan antara keahlian anda dan kebutuhan perusahaan.

Kesimpulan

Demikianlah informasi mengenai contoh surat lamaran kerja beserta tips dan pertanyaan umum seputar surat lamaran. Semoga surat lamaran anda dapat membuat kesan positif dan membantu anda meraih pekerjaan yang diinginkan. Selamat mencoba!
Postingan Selanjutnya Postingan Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url