Rawatan Agar Burung Cendet Tetap Stabil Saat Lomba



 

Rawatan Agar Burung Cendet Tetap Stabil Saat Lomba

Rawatan Burung Cendet Stabil Saat Lomba - Cara merawat burung cendet agar tetap stabil saat lomba memang tidak mudah. Burung cendet yang sudah mencapai puncak birahi dan emosi biasanya ditandai dengan suara kicauan yang terus-menerus saat dirumah atau digantang saat lomba, namun juga bisa berkicau dengan gacor dimanapun tempatnya.

Bagi kamu yang masih pemula dalam merawat burung cendet, pastinya merasa kebingungan bagaimana caranya. Tentu saja kamu belum begitu paham bagaimana cara merawat burung cendet yang baik agar tetap stabil saat lomba. Rawatan untuk menstabilkan burung cendet saat lomba, sebenarnya sama seperti melakukan perawatan harian. Salah satu yang paling penting untuk membuat burung cendet ngeplong yaitu pemberian EF (ekstra fooding).

Untuk pemberian pakan berupa EF saat lomba tentunya berbeda dengan porsi EF perawatan harian. Karena banyak sekali perlombaan burung kicau yang mengikutsertakan burung cendet dalam berbagai kategori tertentu. Hal tersebut membuat pemilik burung cendet berupaya agar burung cendet peliharannya dapat memiliki kualitas yang bagus.

Sehingga nanti saat burung cendetnya diadu di perlombaan dapat tampil dengan prima dan maksimal serta bisa menjadi juara. Mungkin bagi kamu yang sudah sering menurunkan burung cendet ke latberan atau even perlombaan burung sudah mengenal dengan baik karakter burung cendet yang kamu pelihara. Lalu, seperti apa rawatan atau settingan burung cendet agar tetap stabil saat lomba? Untuk penjelasan lebih lanjut, simak ulasan dibawah ini.


Cara Merawat Burung Cendet Tetap Stabil Saat Lomba

1. Pada h-3 burung cendet harus full kerodong

Perawatan pertama, yaitu persiapan burung cendet harus dilakukan h-3 perlombaan. Pada hari itu, burung cendet harus sudah dalam kondisi full kerodong. Cara ini bertujuan supaya burung cendet dapat beristirahat dengan tenang sehingga tidak kehabisan tenaga. Karena jika burung cendet dibiarkan seperti setiap harinya, maka burung cendet akan bertempur terus-menerus saat mendengar suara dari burung sejenis.

Meskipun tidak mendengar suara burung manapun, tapi burung cendet akan terus ngoceh atau berkicau, hal itu juga dapat menguras banyak tenaga. Maka dengan full kerodong, burung cendet bisa menyimpan tenaganya untuk digunakan saat lomba supaya memberikan performa yang maksimal.

2. Jangan dijemur dan jangan dimandikan

Dalam melakukan perawatan ini, burung cendet harus benar-benar di istirahatkan total dengan baik dan jangan dimandikan atau dijemur. Selain dengan tujuan supaya burung tenang dan menghemat tenaga, juga diharapkan burung memiliki tingkat birahi yang maksimal. Karena jika dimandikan dan dijemur otomatis birahinya seketika akan berubah. Maka dari itu, dengan mengistirahatkan burung cendet secara total harus kamu lakukan supaya level birahi tetap stabil.

3. Menambah porsi EF

Jika sudah mendekati waktu lomba, menambah porsi ekstra fooding untuk burung cendet juga sangat penting. Hal ini bertujuan untuk mendongkrak tingkat birahinya agar lebih siap menghadapi lawannya saat di perlombaan. Sebab, pada saat burung cendet digantang cendet harus bisa menghadapi dan mengalahkan banyak musuh. Jenis EF yang sering diberikan adalah jangkrik, tapi kamu juga bisa menambahkan ulat hongkong atau kroto.

4. Melakukan penjemuran pada h-1

Jika burung cendet kamu mandikan di siang hari, maka sebaiknya cendet harus dijemur untuk menghangatkan tubuhnya tapi hanya sebentar saja. Namun ada beberapa burung cendet meskipun mandi di siang hari tidak perlu dijemur, sebab birahinya malah meningkat. Sedangkan jika cendet hanya mandi pada malam hari cendet cukup diangin-anginkan saja.

5. Memandikan burung saat hari H

Burung cendet yang akan mengikuti perlombaan dan sudah melakukan perubahan settingan seperti penjelasan diatas, sebaiknya mandikanlah saat sudah hari H. Cara ini bertujuan untuk meredam emosi dan birahi burung cendet agar tidak berlebihan dan tidak munting. Namun ada juga beberapa burung yang tidak memerlukan mandi setelah melakukan perubahan settingan. Karena itu sesuaikan saja dengan kondisi burung cendet masing-masing untuk memastikan maksimal atau tidaknya penampilan burung nanti.

6. Pemberian EF setelah dimandikan

Setelah burung cendet selesai mandi, segera berikan ekstra fooding seperti jangkrik. Untuk takarannya, samakan saja dengan setelan yang sudah kamu lakukan sejak h-3 lomba. Hal tersebut agar burung cendet tidak over birahi.

7. Memberikan EF menjelang sesi kelas cendet

Tahukah kamu, bahwa sebagian pemilik burung cendet memberikan EF berupa jangkrik di lapangan sebelum cendet mulai digantang. Hal tersebut bertujuan untuk menambahkan tenaga pada burung cendet supaya bisa tertempur dengan lebih maksimal lagi. Tapi jika kamu khawatir burung cendet akan munting, sebaiknya cara ini jangan dilakukan dan cukup meberikan EF setelah dimandikan saja.

Penutup

Jadi, demikian itu beberapa rawatan untuk burung cendet agar stabil saat lomba. Jika kamu menginginkan burung cendet yang gacor dan juara, cobalah untuk memahami kebutuhan dan karakter burung cendet tersebut. Jangan memaksakan burung cendet harus menjadi burung yang rajin berkicau, karena burung yang rajin berkicau adalah burung yang sudah nyaman dengan rawatan dan sangat dekat dengan pemiliknya.




Postingan Selanjutnya Postingan Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url