Berikut Ciri-Ciri & Penyebab Burung Cendet Mengalami Stres + Cara Mengatasinya

Berikut Ciri-Ciri & Penyebab Burung Cendet Mengalami Stres + Cara Mengatasinya - Seperti biasa saya akan mengulas seputar permasalahan burung berkicau, salah satunya yaitu burung cendet. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas ciri-ciri dan penyebab burung cendet mengalami stres beserta cara untuk mengatasinya. Ternyata tidak hanya manusia saja yang dapat mengalami stres, namun burung cendet pun juga mengalaminya.

Burung cendet merupakan salah satu burung kicau yang memiliki suara keras dan lantang. Selain itu burung cendet juga memiliki variasi suara yang banyak sekaligus bisa menirukan suara burung lain dengan bagus. Sebagai pemilik burung cendet, pastinya ingin burung kesayangannya selalu sehat, gacor dan tidak mengalami stres atau tidak mudah stres.

Jika kalian mengalami masalah yang mendadak yaitu burung tiba-tiba menjadi mbagong atau gembung, sering salto, giras, jarang berkicau dan masalah lainnya. Hal tersebut bisa saja terjadi karena burung cendet sedang over birahi atau stres bahkan bisa karena trauma. Mungkin sebagai pemula masih sangat sulit dalam memahami masalah ini.

Baca Juga: Cara Ampuh Mengatasi Burung Cendet Salto

Oleh karena itu, kalian harus mempelajari ciri-ciri dan penyebab burung cendet mengalami stres agar lebih mudah dalam penanganannya. Dibawah ini adalah ciri-ciri burung cendet stres dan penyebabnya yang bisa kalian pelajari.


Berikut Ini Penyebab dan Ciri-Ciri Burung Cendet Mengalami Stres

Ciri-ciri Burung Cendet Mengalami Stres

Burung cendet yang mengalami stres biasanya ditandai dengan berbagai ciri-ciri, kalian sebagai pemilik burung cendet harus mengetahui ciri-ciri cendet yang mengalami stres agar bisa membedakannya dengan burung cendet yang mengalami permasalahan lainnya.
  • Saat didekati oleh manusia, burung cendet akan langsung menyambar dan terlihat lebih galak dari biasanya.
  • Jika burung cendet melihat burung lain yang sejenis, seperti ingin menerkam dan mengejarnya.
  • Burung cendet yang biasanya selalu berkicau atau ngoceh, sekarang tidak lagi ngoceh karena sibuk lompat ke kiri dan ke kanan.
  • Burung cendet terlalu banyak bergerak dan bertingkah, bisa jadi burung cendet sedang salto atau hanya loncat ke kiri dan kanan.

Penyebab Burung Cendet Mengalami Stres

Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan burung cendet stres, hal ini dikarenakan setiap karakter burung cendet berbeda-beda. Untuk mengatasi cendet stres, kalian harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.

1. Stres karena sangkar sangat kotor dan berbau

Penyebab utama burung cendet stres yang harus kalian ketahui yaitu sangkar kotor dan berbau, siapa sangka ternyata hal tersebut dapat menjadi penyebab burung cendet stres. Jika sudah seperti ini, maka yang harus kalian lakukan yaitu selalu menjaga kebersihan sangkar atau kandang dan jangan lupa untuk memandikan burung cendet.

Saat memandikan burung cendet, alangkah baiknya jika menggunakan ramuan khusus yang dapat membersihkan bulu dari kutu, debu, kotoran dan tungau. Mungkin saja burung cendet mengalami stres akibat gangguan dari infeksi tungau dan kutu yang bersarang dalam sangkar yang kotor.

Bahkan tanpa kalian sadari tungau merah dapat menghisap darah burung dan bersarang dicelah-celah sangkar. Begitu juga sama dengan kutu yang bersarang dibulu, mereka muncul secara alami yang dapat menginfeksi kulit dan bulu burung. Maka dari itulah burung cendet menjadi terganggu dengan gigitannya dan membuatnya stres.

2. Stres akibat lingkungan kurang nyaman dan aman

Tanpa kalian sadari, lingkungan juga dapat berpengaruh bagi burung cendet. Lingkungan disekitar kandang yang membuat burung tidak nyaman juga dapat membuat burung menjadi stres. Lantas, lingkungan seperti apa sih yang membuat burung cendet tidak nyaman? Lingkungan yang membuat burung cendet tidak nyaman yaitu lingkungan yang terlalu ramai, berisik, serta penuh polusi udara karena asap knalpot kendaraan, pembakaran sampah, atau limbah pabrik.

Tidak hanya lingkungan yang kotor, tapi juga harus memperhatikan keamanan lingkungan. Keamanan selalu menjadi prioritas utama, terlebih lagi jika sangkar burung digantung di tempat yang banyak hewan penggangu seperti kucing, tupai, tikus dan anjing. Dalam hal ini burung cendet biasanya mengalami stress ringan dengan perubahan perilaku menjadi manja atau miyik kepada pemiliknya.

Perilaku tersebut muncul karena burung cendet merasa aman dengan pemiliknya. Atau hanya sekedar menghilangkan ketakutannya dari hal yang membuatnya tidak nyaman. Namun jika perilaku manja dan miyik dibiarkan malah menjadi penyebab burung cendet miyik. Jika burung cendet sudah seperti itu, maka solusinya adalah burung cendet harus diasingkan disuatu tempat yang sepi dan nyaman.

3. Stres karena diganti sangkar

Masalah ini merupakan masalah biasa yang membuat burung cendet stres yaitu karena pergantian sangkar. Terkadang burung cendet merasa tidak nyaman berada di sangkar baru karena biasanya masih berbau cat atau plitur yang cukup menyengat. Biasanya burung cendet merasa sudah nyaman dengan sangkar yang lama dan tenggerannya, maka burung menjadi stres karena sangkar telah diganti.

Biasanya burung cendet merasa tidak nyaman dengan sangkar barunya, apalagi jika tempat teggeran tidak pas dengan cengkramannya. Karena itulah mungkin stres pada burung mulai muncul setelah pergantian sangkar. Dalam hal ini kalian harus segera memberikan penanganan karena burung sudah terlanjur stres. 

Untuk cara penanganannya sendiri yaitu dengan memindahkan burung di tempat yang sepi dan jauh dari hewan predator lain. Biarkan burung menyendiri sampai mentalnya sembuh dan beradaptasi dengan sangkar barunya.

4. Stres karena perjalanan jauh

Masalah seperti ini sering dialami oleh burung cendet yaitu burung biasanya mendadak stres setelah melakukan perjalanan jauh. Biasanya hal tersebut terjadi karena penempatan sangkar berdekatan dengan sumber panas kendaraan, guncangan di perjalanan, atau dehidrasi saat diperjalanan. Mungkin menurut kalian dengan tidak memberikan air dalam sangkar burung saat perjalanan jauh memanglah tepat supaya tidak tumpah.

Tetapi tahukah kalian jika burung dibawa pergi perjalanan jauh, apalagi dalam kondisi hawa yang panas dari kendaraan akan membuat burung menjadi dehidrasi. Kalian jangan pernah menyepelekan dehidrasi pada burung, karena jika burung sudah mengalami dehidrasi dan dibiarkan begitu saja akibatnya bisa fatal yaitu kematian.

Maka dari itu kalian harus menyediakan air minum dalam sangkarnya. Jika takut airnya tumpah, kalian harus memeriksanya secara berkala saat diperjalanan. Caranya, kalian isi wadah minuman burung cendet dengan air sedikit saja, jika sudah habis kalian isi lagi dengan air, begitu terus berulang-ulang. Jika kalian merasa itu sangat merepotkan, kalian bisa menyediakan buah-buahan yang mengandung banyak air seperti papaya dan semangka.

Akhir Kata

Demikian itu adalah beberapa ciri dan penyebab burung cendet mengalami stres. Kalian bisa memahami penyebab dan ciri-cirinya diatas untuk penanganan saat burung cendet mengalami stres. Sekian artikel kali ini, untuk pertanyaan dan request langsung tulis dikolom komentar. Terima kasih sudah berkunjung di blog Bang Parid dan semoga penjelasan diatas bermanfaat untuk sobat kicau semua. Sampai jumpa sobat kicau mania!





Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url