Tips & Panduan Sukses Ternak Burung Cendet

 

Tips & Panduan Sukses Ternak Burung Cendet - Jumpa lagi dengan saya di blog Bang Parid, di kesempatan kali ini saya akan membahas tips dan panduan sukses tentang cara ternak burung cendet. Bagi kalian yang suka dunia burung dan ingin mencoba ternak burung cendet simak artikel ini sampai selesai ya. Tips mudah dalam berternak burung cendet agar cepat sukses hingga menetas telur burung cendet, sebenarnya bisa kalian pelajari dengan memperhatikan beberapa hal yang sudah terkait secara langsung maupun virtual.

Namun, bagi kalian yang benar-benar berniat untuk menangkarkan burung cendet supaya dapat berkembang biak dengan baik untuk dijual, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan supaya mendapatkan hasil maksimal. Dalam merawat burung cendet ada 4 metode yang biasa digunakan oleh sebagian penangkar.

Contohnya seperti: perawatan saat mabung, perawatan untuk burung aduan, atau bahkan perawatan untuk tangkaran dan budidaya berapa hari burung cendet mengerami telurnya. Jika kalian adalah salah satu pecinta burung kicau dan ingin mengembangbiakan burung cendet ini. Maka, kalian harus menyimak musim kawin burung cendet di alam liar dan ulasan ini yaitu tips mudah dan panduan sukses ternak burung cendet.


Cara Mudah Ternak Burung Cendet

1. Menyiapkan kandang yang sesuai

Langkah pertama yang harus kalian lakukan dalam berternak burung cendet yaitu mempersiapkan kandang ternak untuk burung cendet. Kandang yang memiliki ukuran cock dan pastinya sesuai untuk mengembang biakkan burung cendet tangkaran kalian. Pada umumnya, ukuran kandang ternak cendet yaitu berukuran  90x90x180 cm.

Kalian harus membuat kandang tersebut nyaman untuk burung cendet, jangan lupa untuk memberikan ranting-ranting kecil serta rerumputan supaya nanti dijadikan sarang oleh burung cendet. Namun, yang paling penting buatlah kandang yang kokoh dan kuat untuk menghindari hewan predator yang sering menganggu seperti kucing dan tikus.

2. Memilih indukan yang berkualitas

Jika kandang ternak sudah disiapkan, selanjutnya pilihlah indukan burung cendet yang bagus dan berkulitas. Pilihlah Indukan yang bagus dan sepasang, atau berjenis kelamin jantan dan betina yang sudah siap dikawinkan. Ini sudah menjadi syarat utama dalam menangkar burung cendet.

Dalam memilih jenis kelamin indukan, kalian harus mengetahui cara membedakan jenis kelamin burung cendet jantan dan betina, jika sudah bisa membedakan belilah indukan burung cendet sepasang.

3. Menjodohkan burung cendet

Jika kalian membeli burung cendet sepasang yang belum berjodoh, maka kalian harus menjodohkan burung cendet terlebih dahulu. Cara menjodohkan burung cendet jantan dan betina harus dilakukan dengan teliti. Ketika melakukan cara tersebut tidak boleh tergesa-gesa, karena dapat menimbulkan stres yang bisa terjadi pada burung.

Lakukanlah proses perjodohan pada burung cendet secara perlahan, dimulai dari pendekatan supaya burung lebih terbiasa. Lalu, masukkan keduanya dalam satu kandang untuk melakukan proses perkawinan hingga menghasikan telur.

4. Memberikan pakan yang cocok

Selanjutnya yaitu pemberian pakan yang khusus untuk ternak burung cendet. Pemberian pakan yang cocok juga harus diperhatikan agar dapat dikonsumsi burung cendet dengan baik. Karena nantinya burung cendet yang berada dalam sangkar ternak akan membutuhkan makanan yang sangat banyak, maka dari itu kalian harus menyiapkan makanan yang lebih banyak dari biasanya.

Selain voer untuk dijadikan pakan, kalian bisa memberikannya EF seperti belalang, dan jangkrik. Jangan lupa untuk menyesuaikan takarannya, bisa kalian berikan sekitar 40 sampai 50 ekor perharinya. Selain itu, kalian juga bisa memberikannya ulat hongkong untuk takarannya sesuaikan saja.

5. Perawatan saat bertelur sampai menetas

Jika sudah memulai proses perkawinan, sebaiknya perlu kalian perhatikan hingga waktu bertelurnya. Burung cendet mampu menghasilkan 3 butir telur dan bahkan bisa juga lebih dalam sekali masa kawin yang dilaluinya. Lantas, berapa hari burung cendet mengerami telurnya? Biasanya telur burung cendet tersebut akan diengkrami dari hari ke 14 sampai hari ke 21 berdasarkan ciri ciri telur burung cendet.

Namun jika burung cendet tidak mengengkrami telurnya tersebut, apakah telurnya bisa menetas? Jawabannya adalah bisa, kalian dapat menggunakan alternatif lain yaitu seperti menggunakan lampu untuk menetaskannya. Jika telur burung cendet sudah menetas, yang harus kalian lakukan adalah merawat anakan burung cendet tersebut hingga dewasa.

Kalian harus mengetahui cara menetaskan telur burung cendet dengan memberinya pakan seperti ulat, cacing, kroto halus, atau jangkrik yang sudah dipotong-potong. Selain itu kalian juga harus selalu rajin membersihkan kandang supaya saat burung cendet sudah dewasa nanti akan lebih mudah dalam menjual burung cendet pada pembeli.

Akhir Kata

Demikianlah ulasan seputar tips dan panduan lengkap dalam berternak burung cendet dengan mudah. Jika kalian sudah berniat untuk berternak cendet, lakukanlah cara di atas dengan konsisten dan terus menerus supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Sekian artikel kali ini, jika ada pertanyaan dan request boleh tulis dikolom komentar.




Postingan Selanjutnya Postingan Sebelumnya
No Comment
Tambahkan Komentar
comment url