Ketahui Penyebab Burung Cendet Mati Mendadak

PENYEBAB BURUNG CENDET MATI MENDADAK

Penyebab Burung Cendet Mati Mendadak - Mungkin kalian akan merasa senang dan bahagia apabila burung kicau peliharaan sangat gacor dan sehat. Keadaan seperti ini membuat pemilik sangat senang karena burung cendet rajin berkicau sepanjang hari. Namun, apakah kalian semua tahu bahwa burung cendet bisa mati mendadak?

Benar sekali, burung cendet yang sehat dan gacor tanpa kalian sadari dapat mati dengan sendirinya. Kematian seperti ini kebanyakan membuat pemiliknya syok dan kaget karena tidak mengetahui ciri-ciri burung mau mati. Akibat kematian yang mendadak tanpa tanda-tanda apapun, membuat pemilik merasa kaget dengan kejadian tersebut.

Wajar saja pemilik merasa kaget dan syok, karena burung cendet yang awalnya sangat gacor dan bahagia langsung berubah murung dan mati secara mendadak tanpa memberikan tanda apapun pada pemiliknya. Burung cendet mati mendadak pasti ada beberapa penyebab yang mendasarinya.Sebab, hal ini seringkali terjadi oleh pemilik burung kicau di indonesia.

Lalu, apakah penyebab burung cendet mati mendadak? Kematian burung cendet tersebut bisanya terjadi pada malam harinya Dan keesokan harinya saat pemilik akan membersihkan kotoran, baru mengetahui bahwa burung cendet peliharaannya sudah terbujur kaku di dalam kandangnya. Burung cendet yang semula sehat, gacor, rajin bunyi, agresif, lincah mendadak murung dan tiba-tiba mati dengan sendirinya.

Setelah diselidiki lebih dalam, penyebab burung mati mendadak yaitu karena kurangnya pemahaman sang pemilik tentang kondisi burung peliharaannya. Ada beberapa cara menghidupkan burung yang sudah mati dan kemungkinan jika burung cendet yang kelihatannya sangat gacor dan sehat padahal sedang menyembunyikan penyakitnya.

Mungkin saja burung cendet yang sakit tersebut menunjukkan tanda-tanda penyakit melalui kotorannya dan kalian tidak menyadari hal tersebut. Tetapi bukan hanya itu saja, kebiasaan buruk kalian yang tidak disadari juga dapat menyebabkan burung cendet mati mendadak. Kira-kira apa penyebab burung cendet mati mendadak?

Baca Juga: Cara Merawat Cendet Tanpa Doping

Jika kalian penasaran dengan penyebabnya, simak penjelasannya dibawah ini supaya kalian bisa mengetahuinya dan menghindari penyebab tersebut.

Penyebab Cendet Mati Mendadak

1. Burung cendet terlalu lama dijemur

Terlalu over penjemuran juga dapat membahayakan burung cendet. Oleh sebab itu, banyak yang menyarankan jika melakukan penjemuran sebaiknya dilakukan di pagi hari saat sinar matahari belum begitu terik dan panas.

Namun, meskipun sudah diberikan peringatan masih ada saja pemilik burung cendet yang bandel dan tetap keras kepala untuk menjemur burung cendetnya dibawah sinar matahari siang dan dengan waktu yang lama. Penjemuran disiang hari memang tidak di rekomendasikan, karena panasnya yang terlalu menyengat akan membuat burung cendet tidak kuat dan akhirnya burung cendet mati.

Kejadian ini sering dialami oleh burung cendet yang kondisinya sedang sakit. Saat burung cendet sedang sakit, produksi keringat pada tubuhnya tidak bisa normal seperti biasanya. Oleh sebab itu, di saat sinar matahari masuk ke dalam tubuhnya terlalu banyak dan tidak dapat mengeluarkan keringat secara maksimal.

Dapat dipastikan burung cendet akan mengalami heat stres dan heat stroke yang dapat menyebabkan kematian. Apalagi jika burung cendet sedang mengalami infeksi pernapasan dan gangguan penyakit lainnya, mungkin burung cendet akan rentan mati jika terlalu lama di bawah sinar matahari yang menyengat.

Untuk mencegah hal ini terjadi, kalian bisa melakukan penjemuran pada burung cendet dengan durasi 2 jam saja. Usahakan untuk melakukan penjemuran pada pukul 08.00 saja dan pada pukul 10.00 siang burung cendet harus sudah dimasukkan ke dalam rumah. Carikan tempat yang menurut kalian sejuk dan nyaman untuk burung cendet supaya kesehatan burung cendet tidak menurun drastis.

2. Gangguan organ dalam burung cendet

Namun, ada beberapa penyebab burung mati kedinginan tanpa diketahui penyebabnya dan hal ini menjadi sangat misterius. Kemungkinan penyakit yang dialami burung cendet tersebut tidak terdeteksi dari pengamatan arti burung mati dalam sangkar.

Beberapa penyakit yang tidak dapat terdeteksi tersebut seperti penyakit hati, gangguan pencernaan, infeksi virus dan lain sebagainya. Untuk menghindari masalah seperti ini, kalian harus rajin memberikan multivitamin dan makanan bergizi untuk burung cendet peliharaan.

Tujuan pemberian multivitamin dan makanan bergizi bukan untuk membuat burung cendet gacor saja tetapi juga dapat menjaga kesehatannya dari berbagai penyakit. Dengan memberikan multivitamin, stamina dan daya tahan tubuh burung cendet akan semakin meningkat dan membuat burung cendet semakin berkualitas perfomanya di lapangan.

3. Makanan burung cendet sudah tercemar dan berjamur

Makanan yang berjamur dan sudah tercemar pastinya tidak layak makan karena dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya. Penyebab burung cendet mati mendadak, penyebabnya juga bisa dari makanan sehari-harinya. Tanpa kalian sadari, makanan burung cendet yang ditempatkan di ruangan terbuka bisanya sudah terkontaminasi atau tercemar dengan bahan kimia melalui udara.

Tidak hanya itu saja, terkadang makanan yang sudah berjamur juga tidak diketahui pemiliknya sehingga masih dimakan oleh burung peliharaan. Sehingga hal inilah yang membuat burung cendet mati secara mendadak.

Pakan utama burung cendet yaitu voer dan biji-bijian, jika makanan tersebut sudah tidak higienis dan sudah tercemar dengan bahan bakteri dan jamur maka akan menyebabkan mati dalam hitungan jam saja karena lemas. Untuk pencegahannya, kalian harus segera mengganti makanan burung cendet setiap mereka akan makan.

Jadi, makanan yang diberikan sesuaikan dengan porsinya supaya makanan tersebut cepat habis dan tidak tersisa. Makanan yang diberikan burung cendet harus yang fresh dan baru serta bersih. Jika kalian memberi makananan instan, perhatikan kemasannya bahwa tidak terbuka dan expired date juga masih lama.

Lalu, jangan lupa juga untuk memperhatikan warana voer nya. Jika voernya mengalami perubahan warna dalam beberapa hari ke depan jangan berikan pada burung cendet. Selain voer, perhatikan juga buah-buahan serta sayur-sayuran dan makanan lainnya.

Pemberian makanan apapun untuk burung cendet harus yang baru dan segar, seperti pemberian serangga yaitu jangkrik harus diberikan dalam keadaan hidup dan segar. Jika jangkrik sudah mati dan berbau busuk, sebaiknya kalian buang saja. Jangan sampai kalian memberikan jangkrik dalam keadaan basi, sebab dapat menimbulkan berbagai penyakit.

4. Burung cendet keracunan

Tanpa kalian sadari sebenarnya penyeab burung cendet mati mendadak adalah karena keracunan. Keracunan pada burung cendet biasanya bersumber dari serangga, bahan kimia dan tanaman lainnya yang beracun. Misalnya seperti ini, apabila kalian menggantang burung cendet di depan rumah yang dekat dengan lokasi pembangunan dan sedang melakukan pengecatan.

Paparan kimia berbahaya dalam cat akan terbawa melalui udara dan udara tersebut kemudianj dihirup oleh burung cendet, akhirnya cendet pun mengalami keracunan. Contoh lainnya yaitu seperti burung cendet memakan serangga yang sedang terjebak di dalam sangkarnya dan burung cendet mengira bahwa itu adalah musuhnya.


Kemudian cendet pun memakan serangga tersebut. Padahal, serangga yang dimakan cendet tersebut mengandung racun dan juga toksik yang sangat buruk untuk kesehatan. Akibatnya burung cendet akan muntah dan mati secara mendadak.

Untuk menghindari masalah semacam itu, carikanlah tempat untuk burung cendet yang berudara segar, sejuk, dan nyaman agar terhindar dari gangguan-gangguan yang membahayakan kesehatannya. Jauhkan burung cendet dari asap kendaraan, asap rokok, dapur, lubang angin, AC dan lain sebagainya. Sebaiknya burung cendet juga harus dikeorodong full saat istirahat.

5. Memegang burung cendet terlalu erat

Para pemilik cendet biasanya saat memegang burung cendet dipegang dengan sangat erat dan kuat. Padahal tanpa mereka sadari, memegang burung cendet dengan sangat erat dapat membuat dadanya sakit karena terlalu ditekan terlalu keras.

Menurut Drh Dharmojono, seorang pengasuh kesehetan unggas dan burung di majalah infovet menjelaskan bahwa memegang burung ada teknik dan tata caranya sendiri Jadi, bukan hanya asal pegang buurng saja karena hal ini dapat membahayakan nyawa burung tersebut. Saat kalian sedang memegang burung cendet, usahakan jangan terlalu kuat.

Hal ini disebabkan burung cendet tidak memiliki diafragma, sehingga pada saat dadanya di tekan terlalu keras burung tidak dapat bernafas. Bukan untuk burung cendet saja, namun peringatan ini juga berlaku untuk semua jenis burung kicau. Cara yang benar dalam memegang burung cendet yaitu memegang pada bagian kepala, sayap dan kedua kaki burung cendet.

Teknik pemegangannya seperti ini, pegang burung dari bagian atas dan telapak tangan berada di punggung burung. Sedangkan pada bagian telunjuk dan jari tengah harus menggapit bagian leher burung cendet.

Perlu diketahui, saat burung merasa dekapan kalian terlalu keras mereka akan berontak dan suhu tubuhnya seketika akan meningkat. Pada saat kondisi tersebut, usahakan jangan memegang burung terlalu keras agar mereka tidak kesulitan bernafas yang dapat menyebabkan kematian.

Penutup

Demikianlah artikel tentang penyebab burung cendet mati mendadak yang perlu diketahui oleh para pecinta cendet mania. Jika kalian sudah mengetahui beberapa penyebab burung cendet mati mendadak, sebaiknya kalian harus menghindari hal-hal tersebut supaya tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan.




Postingan Selanjutnya Postingan Sebelumnya
No Comment
Tambahkan Komentar
comment url